PENGUKURAN WAKTU KERJA DALAM MENENTUKAN WAKTU STANDAR GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PADA PROSES CUCUK (STUDY KASUS PT BEHAESTEX PEKALONGAN)

Isi Artikel Utama

Umbara Bagus Ahmad Pauzi
M. Cipto Sugiono

Abstrak

Dalam perkembangan industri yang sangat pesat pada saat ini, teknologi yang digunakan tentu semakin melimpah dan serbaguna. Ini dapat dilihat di perusahaan industri, seperti pada industri manufaktur. PT. Behaestex Pekalongan merupakan perusahaan manufaktur. Perusahaan penghasil sarung tenun memerlukan perencanaan strategi yang baik guna meningkatkan produksinya. Dalam penelitian saya sendiri, metode waktu baku pembuatan sarung tenun digunakan untuk menghitung jadwal produksi. Pada penelitian ini tentu dilakukan dengan metode penelitian studi waktu kronometer, serta tujuan dari perhitungan standar waktu produksi adalah agar menghasilkan waktu yang tepat pada pengiriman barang ke pelanggan agar tidak terjadi antrian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa standar waktu optimal pekerja hasil perhitungan adalah 19,98 menit untuk persiapan senjata dan jatuhkan, 7,4 menit untuk persiapan balok, 4,37 menit untuk pemasangan klem, coran dan ujung kawat, 4,37 menit untuk memotong lungsin. benang total 257 menit, hasil 53 menit. Dengan demikian, waktu standar yang tersedia untuk pekerjaan produksi kue adalah 0,1730 per jam. Dari hasil pengukuran nilai kinerja diperoleh hasil keterampilan baik C1 0,06, usaha baik C2 0,02, kondisi baik C 0,02, konsistensi C 0,01, nilai diperoleh dalam waktu normal 19,96 menit. Produktivitas tenaga kerja sebesar 0,1730 unit/jam. Total waktu standar optimal diperoleh pada 5,78 jam dengan produktivitas sebesar 49,9%.

Rincian Artikel

Bagian
Articles