DAMPAK BULLYING VERBAL TERHADAPPERKEMBANGAN AKADEMIK PESERTA DIDIK: STUDI KASUS MELALUI PERSPEKTIF GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DAN ORANG TUA

Main Article Content

Cessiella Nurulzahwa
Mulyani
Suriswo

Abstract

Perundungan masih menjadi masalah yang meluas di sekolah, dan dapat berdampak negatif pada perkembangan akademik siswa. Studi ini meneliti dampak perundungan verbal terhadap perkembangan akademik siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Harapan Bersama di Kota Tegal, dilihat dari sudut pandang guru pembimbing dan orang tua. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodologi studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan konselor sekolah dan orang tua siswa yang pernah mengalami perundungan verbal. Analisis data dilakukan dalam tiga langkah: reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perundungan verbal berdampak negatif pada proses belajar siswa, termasuk penurunan motivasi, defisit konsentrasi, rendahnya harga diri, dan kinerja sekolah yang lebih buruk. Lebih lanjut, faktor lingkungan keluarga, kondisi sekolah, dan karakteristik individu memengaruhi terjadinya perundungan. Pencegahan perundungan membutuhkan kerja sama antara sekolah dan orang tua melalui kolaborasi, pendampingan, layanan konseling, dan penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung.

Article Details

Section
Articles

References

Arya, L. (2018). Bullying dalam dunia pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Hidayati, L. N. (2021). Dampak bullying terhadap kesehatan psikologis remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan, 12(2), 15–25.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Wiyani, N. A. (2020). Save our children from school bullying. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.