Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Media Mentimeter Untuk Mengurangi Burnout Belajar Siswa Kelas XI SMK N 1 Slawi
Main Article Content
Abstract
Abstrak
Burnout belajar merupakan kondisi kelelahan emosional, kejenuhan, dan penurunan motivasi yang dialami siswa akibat tuntutan akademik yang berlebihan dan metode pembelajaran yang monoton. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan keadaan burnout belajar siswa sebelum dan setelah dilaksanakan layanan bimbingan kelompok dengan media Mentimeter serta mengetahui efektivitas layanan tersebut dalam mengurangi burnout belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 10 siswa kelas XI SMK Negeri 1 Slawi yang dipilih secara purposive. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum layanan diberikan, 50% siswa berada pada kategori burnout tinggi dan 50% pada kategori sedang. Setelah pelaksanaan layanan bimbingan kelompok berbantuan Mentimeter sebanyak tiga sesi, seluruh siswa (100%) berada pada kategori burnout rendah. Penurunan burnout ditandai dengan berkurangnya kelelahan emosional, meningkatnya motivasi belajar, partisipasi aktif, serta kemampuan mengelola stres akademik. Dengan demikian, layanan bimbingan kelompok dengan media Mentimeter terbukti efektif dalam mengurangi burnout belajar siswa.
Learning burnout is a state of emotional exhaustion, boredom, and decreased motivation experienced by students due to excessive academic demands and monotonous learning methods. This study aims to describe students' learning burnout before and after the implementation of group guidance services using Mentimeter and to determine the service's effectiveness in reducing learning burnout. This study used a descriptive qualitative approach, with 10 grade 11 students at SMK Negeri 1 Slawi selected purposively. Data collection methods used in this study were interviews, observation, and documentation. The results showed that before the service was provided, 50% of students were in the high burnout category and 50% in the moderate category. After three sessions of group guidance services using Mentimeter, all students (100%) were in the low burnout category. The reduction in burnout was characterized by reduced emotional exhaustion, increased learning motivation, active participation, and the ability to manage academic stress. Thus, group guidance services using Mentimeter have proven effective in reducing student learning burnout
Article Details
References
Cekman, Cekman, Agung Nugroho, Virry Grinitha, Inda Puspita Sari, and Donni Pestalozi. 2023. “Pendampingan Penulisan Bahan Ajar Dan Media Pembelajaran Inovatif Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Merdeka Belajar Guru SMA Negeri Karang Jaya.” JURNAL CEMERLANG : Pengabdian Pada Masyarakat 6 (1). https://doi.org/10.31540/jpm.v6i1.2594
Ghafara, Said Thaha, Wakhinuddin Simatupang, Ambiyar Ambiyar, Mukhlidi Muskhir, and Dedy Irfan. 2022. “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android – Pembelajaran Inovatif Untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa SMK.” ZONAsi: Jurnal Sistem Informasi. https://doi.org/10.31849/zn.v4i.12450.
Irsan, Irsan, Andi Lely Nurmaya. G, Adinda Pertiwi, and Fina R. 2021. “Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Inovatif Menggunakan Canva.” Jurnal Abdidas 2 (6): 1412–17. https://doi.org/10.31004/abdidas.v2i6.498.
Mawaridz, Ahmad Dimyati, and Tita Rosita. 2019. “Bimbingan Kelompok Untuk Siswa Smp Yang Memiliki Minat Belajar Rendah.” FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling Dalam Pendidikan) 2 (4): 158. https://doi.org/10.22460/fokus.v2i4.4664.
Okvia, Nurhadi Nurhadi, and Sigit Hartanto. 2023. “Media Pembelajaran Inovatif Augment Reality MAJUKAN BATURETNO (DIAJARI ARJUNO).” Inisiasi. https://doi.org/10.59344/inisiasi.v12i2.157.
Rosmaidah, Siti, Ecep Supriatna, and Rima Irmayanti. 2021. “Gambaran Kejenuhan Belajar Siswa SMK KELAS X.” FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling Dalam Pendidikan) 4 (4). https://doi.org/10.22460/fokus.v4i4.7001.