Peran Pendidikan Pesantren Bagi Pendidikan Karakter di Indonesia
Main Article Content
Abstract
Pesantren merupakan salah satu Lembaga Pendidikan tertua di Indonesia, serta merupakan Pendidikan pesantren sangat mengedepankan moral dan etika yang merupakan attitude asli bangsa Indonesia sehingga Pendidikan karakter di pesantren sangat terjaga. Pesantren mempunyai peran cukup besar dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa yang merupakan amanat konstitusi kita. Metodologi pada kajian ini menggunakan mix methode (kualitatif dan kuantitatif) memfokuskan perhatiannya pada aspek budaya pesantren, pola kehidupan santri dan perilaku santri. Lokasi penelitian kajian ini kami fokuskan di Pondok Pesantren Misbahul Huda Al-Amiriyah Kambangan Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal.
Article Details
Section
Articles
References
Abdullah, M. Amin. 2010. Pendidikan Karekter: Mengasah Kepekaan Hati Nurani. Materi Sarasehan Nasional Pendidikan Karakter Ditjen Dikti Kemendiknas. Yogyakarta. 15 April 2010.
Albertus, Doni Koesoema. 2010. Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta: Grasindo.
Aunillah, Nurla Isna. 2011 Panduan Menerapkan Pendidikan Karakter di Sekolah, Yogyakarta: Laksana
Bakhtiar, W. (1990). Laporan Penelitian Perkembangan Pesantren di Jawa Barat. Bandung: Balai Penelitian IAIN Sunan Gunung Jati.
Balitbang Puskur. 2010. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa: Pedoman Sekolah. Jakarta: Kemdiknas Balitbang Puskur.
Checkland, Peter. 2000. “Soft System Methodology: A ThirtyYear Retrospective”. System Research and Behavioral Science: John Wiley & Sons, Ltd.
Dhofier, Z. (2011). Tradisi pesantren: studi pandangan hidup kyai dan visinya mengenai masa depan Indonesia. LP3ES.
Ghazali, M. Bahri. 2003. Pesantren Berwawasan Lingkungan. Jakarta: CV. Prasasti.
Hasan, Said Hamid, dkk. 2010. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdiknas. Kebijakan Nasional Pembangunan Karakter Bangsa Tahun 2010-2025. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Koentjaraningrat. 1976. Kebudayaan, Mentalitet dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia.
Lickona, Thomas. 1991. “Educating for Character: How Our School Can Teach Respect and Responsibility”. New York: Bantam Books.
Ma’arif, Syamsul. 2012. “Transformative Learning Dalam Membangun Pesantren Berbasis Multikultural.” Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi 1: 58–71. Peraturan Presiden Nomor 87 tahun 2017 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter.
Sjarkawi. 2006. Pembentukan Kepribadian Anak: Peran Moral, Intelektual, Emosional dan Sosial sebagai Wujud Integritas Membangun Jatidiri. Jakarta: Aksara.
Sukemi, M. Buchory. 2012. Implementasi Pendidikan Karakter di Indonesia Dalam Seting Sekolah. Yogyakarta: Seminar Ikatan Alumni (IKA) Universitas Negeri Yogyakarta, “Implementasi Pendidikan Karakter dalam Membangun Bangsa.
Sumardi, Kamin (FPTK Universitas Pendidikan Indonesia Bandung). 2012. “Portrait of Character Education in Salafiah Boarding School.” Jurnal Pendidikan Karakter 3.
Sunyoto, Agus. 2015. Atlas Walisongo Buku Pertama yang Mengunkap Wali Songo sebagai Fakta Sejarah. Malang: Pustaka Iman. SUPRIYANTO, E. E. S. E. E. PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KEBIJAKAN EKONOMI DI KABUPATEN TEGAL 2009-2014.
Politika: Jurnal Ilmu Politik, 4(1), 80- 88. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Zuhriy,
M Syaifuddien (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta). 2011. “Budaya Pesantren Dan Pendidikan Karakter Pada Pondok Pesantren Salaf” Walisongo 19.
Albertus, Doni Koesoema. 2010. Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta: Grasindo.
Aunillah, Nurla Isna. 2011 Panduan Menerapkan Pendidikan Karakter di Sekolah, Yogyakarta: Laksana
Bakhtiar, W. (1990). Laporan Penelitian Perkembangan Pesantren di Jawa Barat. Bandung: Balai Penelitian IAIN Sunan Gunung Jati.
Balitbang Puskur. 2010. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa: Pedoman Sekolah. Jakarta: Kemdiknas Balitbang Puskur.
Checkland, Peter. 2000. “Soft System Methodology: A ThirtyYear Retrospective”. System Research and Behavioral Science: John Wiley & Sons, Ltd.
Dhofier, Z. (2011). Tradisi pesantren: studi pandangan hidup kyai dan visinya mengenai masa depan Indonesia. LP3ES.
Ghazali, M. Bahri. 2003. Pesantren Berwawasan Lingkungan. Jakarta: CV. Prasasti.
Hasan, Said Hamid, dkk. 2010. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdiknas. Kebijakan Nasional Pembangunan Karakter Bangsa Tahun 2010-2025. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Koentjaraningrat. 1976. Kebudayaan, Mentalitet dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia.
Lickona, Thomas. 1991. “Educating for Character: How Our School Can Teach Respect and Responsibility”. New York: Bantam Books.
Ma’arif, Syamsul. 2012. “Transformative Learning Dalam Membangun Pesantren Berbasis Multikultural.” Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi 1: 58–71. Peraturan Presiden Nomor 87 tahun 2017 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter.
Sjarkawi. 2006. Pembentukan Kepribadian Anak: Peran Moral, Intelektual, Emosional dan Sosial sebagai Wujud Integritas Membangun Jatidiri. Jakarta: Aksara.
Sukemi, M. Buchory. 2012. Implementasi Pendidikan Karakter di Indonesia Dalam Seting Sekolah. Yogyakarta: Seminar Ikatan Alumni (IKA) Universitas Negeri Yogyakarta, “Implementasi Pendidikan Karakter dalam Membangun Bangsa.
Sumardi, Kamin (FPTK Universitas Pendidikan Indonesia Bandung). 2012. “Portrait of Character Education in Salafiah Boarding School.” Jurnal Pendidikan Karakter 3.
Sunyoto, Agus. 2015. Atlas Walisongo Buku Pertama yang Mengunkap Wali Songo sebagai Fakta Sejarah. Malang: Pustaka Iman. SUPRIYANTO, E. E. S. E. E. PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KEBIJAKAN EKONOMI DI KABUPATEN TEGAL 2009-2014.
Politika: Jurnal Ilmu Politik, 4(1), 80- 88. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Zuhriy,
M Syaifuddien (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta). 2011. “Budaya Pesantren Dan Pendidikan Karakter Pada Pondok Pesantren Salaf” Walisongo 19.