DESAIN VH CUTTING TAHU MENGGUNAKAN DATA ANTROPOMETRI UNTUK KENYAMANAN PEKERJA DAN PERBAIKAN KUALITAS OUTPUT (Studi Kasus IKM Tahu “X” di Ungaran)
Main Article Content
Abstract
IKM Tahu X yang ada di Kabupaten Ungaran didirikan sejak kurang lebih 30 tahun yang lalu. Belum terdapat perkembangan yang signifikan dari tahun ke tahun terkait pengelolaan usaha ini khususnya yang berkaitan dengan penggunaan unsur teknologi dalam proses produksinya. Salah Satu tahapan yang cukup kritis terhadap kualitas hasil produksi adalah bagian pemotongan. Pemotongan tahu oleh operator dalam posisi kerja berdiri, dengan menggunakan alat yang sederhana, yaitu pisau dapur, penggaris bambu, tatakan dan meja kayu kecil yang diletakkan pada tembok. Waktu penyelesaian pada pemotongan untuk satu kali cetakan tahu dengan dimensi 410 mm2adalah 1 menit. Kualitas output proses pemotongan antara potongan tahu yang satu dengan yang lain berbeda sehingga diperlukan tambahan waktu dan usaha untuk melakukan proses penyortiran dan pengelompokkan tahu ke dalam ukuran yang seragam. Perlu dibuat sebuah alat pemotong tahu yang bisa menghasilkan ukuran tahu yang seragam dan presisi serta mampu dilakukan oleh operator pada kondisi stasiun kerja yang nyaman. VH Cutting Tahu memiliki kelebihan mampu menghasilkan output yang seragam dalam waktu lebih singkat. Alat ini berbeda dengan yang ada di pasaran. Alat pemotong tahu yang ada di pasaran menggunakan wire (kawat) yang melintang membentuk jaring – jaring kotak. Hasil VH Cutting Tahu ini menggunakan konsep memotong dari 2 arah dengan menggunakan pisau yang disetel pada jarak yang sama, sehingga tahu tidak mudah hancur saat dipotong. Jarak pisau dapat disetel sewaktu –waktu menyesuaikan ukuran tahu yang diinginkan. Desain alat memperhatikan konsep Antropometri dalam penentuan ukuran. Hal tersebut dilakukan agar pekerja nyaman menggunakan alat ini. Ukuran panjang. Lebar dan tinggi VH Cutting Tahu dengan menggunakan persentil 5 adalah : 140cm, 53 cm dan 96,3cm.